30 Juli 2017

Karena Kasih dan Sayang dari-Nya

Bagaimanaah kita yang hidup karena ridho dari-Nya yang maha pemilik kehidupan.
Allah... seketika aku berfikir, ketika Kau mengambil sebuah kesenangan dari genggamanku itu adalah pertanda buruk bahawa Kau tak lagi memperdulikan aku dan juga kesenanganku.
seseorang yang sering kusebut teladan sekaligus penyemangat bagi diriku, ia yang selalu setia membersamaiku disetiap waktu. Ia adalah Ayah dan Ibu-ku dua orang yang paling hebat dalam kehidupanku, diamanahinya aku dengan sebuah keberanian yang semakin larut aku perbaiki. Aku, yang kini bagai bunga layu yang tak tahu arah, dimana aku harus bertumpu, sebab aku telah diracuni rindu yang kian pekat menggelayuti daun-daun hijauku, Bagai seonggok daging yang tah tahu letak eksistesinya yang mulai dipertaruhkan.
Tapi aku beruntung, aku mempunyai dua orang penyemangat dalam hidupku. tak lain ia adalah ayah dan ibu ku, mereka yang setia membersamaiku kala aku ditempa kesusahan yang teramat dalam, kesusahan tersebab ia yang ku sayang malah meghilang. menyemangatiku sembari mengatakan "Kehilangan adalah milik ia yang Maha Memiliki, sedangkan kita hanya ciptaan-Nya, kita pun sama-sama Milik-Nya, jadi, tak pantaslah bagi kita untuk bersedih terlalu lama, apalagi sampai berlarut-larut. berdoalah pada-Nya, Ia maha mengabulkan segalanya, biarpun dia mengabulkan secara tidak langsung, itu pertanda bahwa ia mempunyai waktu yang begitu tepat untuk mengabulkan doa mu. jangan pernah lelah untuk berdoa hanya karena Ia yang maha Pendengar mengabulkan doa tak seperti yang kau minta. barangkali apa yang ia beri lebih baik lagi bermakna bagi kehidupamu juga masa depanmu. teruslah berdoa jangan sampai kau lalai terhadap-Nya tersebab kau berfikir bahwa ketika ia merenggut kesenanganmu ia tak lagi sayang terhadapmu. jika kau berfikir seperti itu kau telah salah menilai,Nak.. Allah tak pernah seperti itu, karena Ia adalah penolong bagimu. barangkali, saat Ia merenggut  dan merampas kebahagiaan yang sedang kau miliki, Ia memiliki rencana untuk memberikan  Hadiah kebahagiaan yang lebih indah dari yang kau miliki saat itu. percayalah.... Allah begitu mengasihimu, Ia begitu menyayangimu."
Redamlah semua amarah, luluh-lah semua gelisah, tersebab saran dari mereka, karena Kasih dan Sayang Allah terhadapku, ia telah merancang skenario terbaik-Nya, ia telah kirimkan dua penyemangat paling berharga lagi berarti di kehidupanku.
Ayah dan Ibu, Karena kasih dan sayangnya, Ia hadirkan kalian dalam setiap detik kehidupanku.
sebuah tulisan yang kutulis di sela keramaian rapat di Cibiuk, tapi... Alhamdulillah selamat hingga kata terakhir, meski harus ekstra ber-konsenrasi. ^-^
.
Pameungpeuk, 30 Juli 2017
Raesi Amini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat Datang di Blog Kami.
Apa ada yang bisa kami bantu?

Hadits ke-40