10 Juli 2021

Hadits ke-16

 Keutamaan Ilmu dalam Beribadah (Bagian 1)

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خِدَاشٍ الْبَغْدَادِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ عَنْ قَيْسِ بْنِ كَثِيرٍ قَالَ قَدِمَ رَجُلٌ مِنْ الْمَدِينَةِ عَلَى أَبِي الدَّرْدَاءِ وَهُوَ بِدِمَشْقَ فَقَالَ مَا أَقْدَمَكَ يَا أَخِي فَقَالَ حَدِيثٌ بَلَغَنِي أَنَّكَ تُحَدِّثُهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَمَا جِئْتَ لِحَاجَةٍ قَالَ لَا قَالَ أَمَا قَدِمْتَ لِتِجَارَةٍ قَالَ لَا قَالَ مَا جِئْتُ إِلَّا فِي طَلَبِ هَذَا الْحَدِيثِ قَالَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَبْتَغِي فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضَاءً لِطَالِبِ الْعِلْمِ وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ حَتَّى الْحِيتَانُ فِي الْمَاءِ وَفَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ إِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

 Mahmud bin Khidasy Al Baghdadi mencentakan kepada kami. Muhammac bin Yazid AI Wasithi mencentakan kepada kami. Ashim bin Raja bin Habwah mencentakan kepada kami, dari Qais bm Katsir. la berkata, "Seseorang dari kota Madinah datang menghampiri Abu Ad-Darda’ sedangkan ia sedang berada di kota Damaskus." Abu Ad-Darda' bertanya, "Apa yang membuatmu datang ke sini, wahai saudaraku?" Ia menjawab, "Ada ucapan yang sampai kepadaku bahwa dirimu menyampaikan hadits dari Rasulullah." Abu Ad-Darda" bertanya kembali, "Tidakkah kamu datang untuk kebutuhan lain?" Ia menjawab, "Tidak." Abu Ad-Darda" bertanya, "Tidakkah kamu datang untuk kepentingan dagang?" Ia menjawab, "Tidak." Ia melanjutkan, "Aku tidak datang selain untuk mencari hadits." Abu Ad-Darda' berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, 'Siapa saja yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka Allah akan membuka jalan baginya menuju surga. Sesungguhnya para malaikat akan membentangkan sayapnya karena keridhaan mereka terhadap orang yang menuntut ilmu. Sesugguhnya orang yang alim (pandai) akan dimintakan ampunan baginya oleh makhluk yang ada di langit dan di bumi, hingga ikan paus yang ada di lautan. Keistimewaan (kelebihan) orang yang berilmu atas orang yang ahli ibadah seperti keistimewaan bulan atas semua bintang. Sesungguhnya ulama itu adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidak pernah mewariskan dinar ataupun dirham, akan tetapi mereka hanya mewariskan ilmu. Siapa saja yang mengambil ilmu itu maka sesungguhnya dia telah mengambil bagian yang banyak (sempurna). "

 Hadits ini diriwayatkan oleh beberapa mukharrij, diantaranya:

Al-Tirmidzi dalam Jami’ Tirmidzi, Juz 4, Halaman 414, Nomor: 2682.

Ibn Hibban dalam Shahih Ibn Hibban, Juz 1, Halaman 298, Nomor: 88.

Ibn Majah dalam Sunan Ibn Majah, Juz 1, Halaman 150, Nomor: 223.

Ahmad dalam Musnad Ahmad, Juz 9, Halaman 5082, Nomor: 22129.

Abu Daud dalam Sunan Abu Daud, Juz 3, Halaman 355, Nomor: -.

Dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat Datang di Blog Kami.
Apa ada yang bisa kami bantu?

Hadits ke-40